Subscribe RSS

Seorang Professor dari Harvard University Dr. Howard Gardner 1992, melalui bukunya The Frame of Mind yang menyatakan setiap anak adalah cerdas pada bidangnya masing2, tugas kita bukan mengajarinya melainkan mengamati, menggali dan mengembangkannya untuk mencapai tingkatan yang terbaik.


Letak kekacauan pendidikan zaman sekarang adalah bahwa kita menganggap setiap anak yang terlahir adalah tidak cerdas dan sibuk untuk mengukur dan men-tes tingkat kecerdasannya serta berlomba2 merancangkan kurikulum yang terus di rombak untuk mencerdaskannya, sementara sekoah lupa mengajarkan kebijaksanaan di sepanjang hidup anak bersekolah (lebih kurang 18 tahun)

Padahal inti dari sebuah kecerdasan itu lahir dari sebuah kebijaksanaan hidup. Namun sayangnya ajaran yang luar biasa ini telah di lupakan oleh sistem pendidikan zaman sekarang, sehingga kita bisa melihat akibat yang ditimbulkannya. Anak-anak kita yang pada awalnya sangat cerdas, kreatif, exploratif dan penuh rasa ingin tahu saat mereka masih usia balita, namun semua itu sirna pada saat mereka mulai bersekolah, semakin lama bersekolah mereka semakin menjadi anak yang pasif dan tak peduli.


Satu-satunya bentuk transformasi prilaku kecilnya yang kreatif dulu adalah maraknya kekerasan di kalangan anak & ramaja, penyimpangan prilaku sexual, munculnya generasi punk anak usia dini, ini semua terjadi karena mereka tidak memiliki kebijaksanaan hidup dan tidak pernah di ajari kebijaksanaan hidup melalui kurikulum sekolahnya. Sementara di kalangan dewasa kita jelas2 menyaksikan betapa banyak orang-orang yang tidak lagi memiliki rasa kebijaksanaan, berpelesiran keluar negeri dengan uang rakyat sementara saudara-saudara mereka sedang menderita di terjang berbagaimacam bencana, dan saling berdusta untuk menyangkalnya. Lengkap sudah....


Saya teringat dulu mengapa saya berada di tempat dan profesi saya yang sekarang sebagai pendidik, yakni karena seorang profesor mangatakan bahwa akar dari semua masalah yang di hadapi oleh bangsa mu adalah PENDIDIKAN. Ya... Mereka yang ada sekarang adalah cermin bagaimana mereka dulu di didik oleh orang tua mereka dan terutama oleh sistem kurikulum di sekolah-sekolah mereka. Begitu katanya...



Jika kita ingin bangsa ini berubah, marilah kita mulai dari pendidikan dan mulai dari keluarga kita sendiri, Jika setiap keluarga Indonesia mau melakukannya maka Indonesia akan menjadi negara yang kuat dan mulia dengan sendirinya tanpa perlu “orang PINTAR yang menggonta-ganti buku dan kurikulum setiap tahun, tanpa perlu anggaran yang membebani negara serta tanpa perlu konsep yang rumit dan berbelit-belit.



Alloh tidak akan mengubah nasib suatu bangsa jika bangsa itu tidak berusaha untuk mengubahnya sendiri.



Lets make Indonesian Strong from Home !!

Sumber: Ayah Edy

0 comments to “RENUNGAN BARU”

Note: only a member of this blog may post a comment.